Posts

Showing posts with the label Student Power

Bicara Tentang Semangat Kepemudaan

Image
Pembuka kata dari HAMKA dalam tulisannya Pribadi Hebat Membaca buku HAMKA, dan beberapa tokoh lain misalannya, sangat menyentuh tentang pentingnya menggunakan masa muda sebaiknya. Seperti Sultan Mehmet Al-Fatih yang berjaya membuka Constantinople pada usia 21 tahun, pada usia 22 tahun kota apa yang bakal aku buka? Itu satu soalan yang selalu terbit dan terngiang-ngiang dalam minda.  Hero dari Zaman Silam Rasulullah s.a.w pada masa mudanya sudah merantau ke ceruk negara, ketika usia Baginda 25 tahun sudah 18 kali menjejak negara luar sehingga ke Yaman, Syria, Basrah dan Bahrain. Kisah Ashabul Kahfi dan Ashabul Ukhdud (rujuk Surah Al-Buruj ayat 4-8) , juga berkisar tentang pemuda-pemuda yang cuba mempertahankan keimanan mereka, lalu diuji dengan cubaan yang berbagai-bagai. Mereka dari zaman masing-masing, kita pula bagaimana? Dalam suasana yang rencam, ditekan dengan cabaran ekonomi, sosial dan akhlak yang membingungkan, siapakah pemuda yang bakal bangun untuk memp...

Sebesar Manakah Jiwa Kita?

Image
Berada di usia awal dua puluhan dan bergerak dalam organisasi, antara ayat cliche yang selalu didengari ialah " kamu mestilah berjiwa besar ". Cliche, kah? Well, bergelumang dalam dunia engineering, everything must be specific, exact and measurable.  Jadi bagaimana caranya ingin mengukur jiwa besar? Apa kriterianya? Apa aspek yang mesti dipenuhi untuk memastikan bahawa jiwa kita ini jiwa yang besar? Alhamdulillah, in our recent usrah with regards of Fiqh Al-Ikhtilaf (Fiqh of Difference in Opinion), it downs to my sense that somehow to get a 'big heart' it relates a lot with accepting differences and appreciating similarities. Sometimes, you might need to sacrifice your emotions in order to prevent a bigger gap or misunderstanding, senang cakap nak elakkan perbalahan (dalam dialek Terengganu : gocoh).   Fiqh Al-Ikhtilaf merupakan salah satu fiqh daripada 5 fiqh yang utama: a. Fiqh Al-Maqasid (sasaran), membahas tentang sasaran sy...

Tentang Kita, Mahasiswa

Image
Bila bercakap tentang mahasiswa, tentang api darah muda yang membara, kita sebenarnya punya potensi yang sangat penting untuk agama, bangsa dan negara.  We are the upcoming frontliners of the future.  The faces that will lead this country in the upcoming 50 years.  The responsibilities are catching up fast and prepared or not, one day we are the ones who will be making the big decisions. Are we prepared? That is why in this young age, it is a must for us to gain as much knowledge and experience as we can. To have a strong basis in religion, for us to understand and make a strong reasoning in-line with the syariah. Not based on hamasah (spirit) only.  Keep learning my friends! Kerana tarbiyah itu tidak semestinya di dalam kelas. Banyak cara untuk kita beroleh kefahaman. Puisi ini nukilan Azam Khairudin. Cukup berisi bagi saya. Perlunya kefahaman dalam setiap perkara yang kita kerjakan. Ini tidak, sewaktu Kempen Save Gaza panas di medi...