Thursday, September 18, 2014

Tentang Kita, Mahasiswa

Bila bercakap tentang mahasiswa, tentang api darah muda yang membara, kita sebenarnya punya potensi yang sangat penting untuk agama, bangsa dan negara. 
We are the upcoming frontliners of the future. 
The faces that will lead this country in the upcoming 50 years. 
The responsibilities are catching up fast and prepared or not, one day we are the ones who will be making the big decisions.


Are we prepared?

That is why in this young age, it is a must for us to gain as much knowledge and experience as we can. To have a strong basis in religion, for us to understand and make a strong reasoning in-line with the syariah. Not based on hamasah (spirit) only. 

Keep learning my friends! Kerana tarbiyah itu tidak semestinya di dalam kelas. Banyak cara untuk kita beroleh kefahaman.



Puisi ini nukilan Azam Khairudin. Cukup berisi bagi saya. Perlunya kefahaman dalam setiap perkara yang kita kerjakan. Ini tidak, sewaktu Kempen Save Gaza panas di media sosial , video viral CDM25 dengan mudahnya mengubah suasana! Kita perlu zikir (mengingati Allah) dan faham agama , juga fikir, agar kita tahu di mana aplikasi ilmu-ilmu tersebut. Jadilah insan yang mengubah masyarakat, bukan diubah masyarakat!
Bermulalah dengan memimpin diri kita dari sekarang.

Siswa sekarang sibuk mahu bersuara,

sedang ilmunya tahap dikerongkong;
Akhirnya yang terluah cuma emosi menggila,
tanpa hikmah mendorong.

Bukan bicara kita tak layak bersuara, 

kita ini masa depan, 
harus punya kata dua.
Tapi andai ke medan,
jangan biar dirasuk hamasah semata, 
turutkan sekali hikmah orang tua.

Biar yang melihat itu kecut.

Biar yang mendengar itu turut.

Bukan hanya dipandang enteng

Disergah lari membonceng

Tidak lari, berlagak macam samseng.


Fikir dan fikir. Zikir dan zikir.
Pandang dari jauh, bukan pandang ikut telunjuk.
Kalau kata tak mahu ikut yang memerintah, jangan jadi boneka yang ingin perintah.

Bukannya aku khawarij. 

Aku juga hamba Tuhan. 
Aku juga ingin keadilan.

Cuma apa yang kau pilih biar ia untuk Dia,
Jangan biar minda itu dijajah jadi buta. 
Ikut dan jadi hamba sistem manusia.


hamasah = semangat


Daripada Ibnu Umar R.huma daripada Nabi SAW sabdanya, “Kamu semua adalah pemimpin dan setiap kamu kelak akan ditanya tentang kepimpinan, ketua adalah pemimpin, kaum lelaki pemimpin kepada ahli keluarganya, kaum wanita adalah pemimpin dan penjaga rumahtangga suami dan anaknya, oleh itu setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan ditanya tentang kepimpinannya”.

A Letter to My Deceased Cat

Hi Kunyet, I hope you're doing fine over there. We just found out that you're no more with us this morning. No longer meowing e...