Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2015

Rintih Mada

"Ayah,
Ini anakmu, Mada
Yang tidak tahu dimana kuburmu,
Maafkan aku, ayah
Maafkan aku, marah padamu,
Maafkan aku, melupakan ajaranmu,
Meninggalkan mu,
Kalau kamu ada di sini,
Aku akan bersimpuh memohon maaf padamu, ayah,

Ya Allah,
Tidak terhitung berapa banyak sesalan hamba,
Malu hamba,
Hancur hati hamba,
Hanya Engkau yang bisa menghapuskan dosa-dosaku,
Aku faham sekarang,
Semua cubaan ini untuk mendekatkan aku padaMu,
Aku menyerah pada aturanMu,
Tunjukkan aku jalan,
Ya Allah"


~Mada (Haji Backpacker)

Nota Hati

"Kalau aku bisa melihatMu,
Mungkin aku akan terus percaya,
Kalau aku bisa mendengar suaraMu,
Mungkin aku bisa mengikuti kehendakMu,
Aku sedar
Aku sedar, aku tidak bisa membuatmu seperti yang aku inginkan
Mungkin ini caraMu mengiji seberapa tebal imanku"


~Mada (Haji Backpacker)



Perjalanan yang diharungi Mada dalam travelognya sangat menyentuh pemikiran. Kerana kecewa, dibawa dirinya merentas 9 negara, tanpa arah tujuan. Siapa tahu, hidayah datang menerpa, membawa kembali dirinya kepada Sang Pencipta.


An obstacle along this way will not bring me down. I need to be strong , and have faith. Kerana keyakinan itulah, kita berada di jalan ini, menuju janji Allah yang akan memenangkan Islam. Seperti kisah Tsuraqah yang dijanjikan Rasulullah akan gelang kisra' Parsi. Di zaman Saidina Umar akhirnya tertunai. Begitu juga perjalanan kita, mungkin kita tidak menang sekarang, tapi suatu hari nanti akan sampai juga saat itu. Berpegang teguhlah dengan janji Allah.  Ku Nurasyiqin, keep calm and mov…

Dear Adik

Dear Adik,
I'm not sure whether you'll read this post, but truly as a sister I love you.
For 10 years, we've been together until our little sister came to join the family.

Iklan sekejap ^^"
Dear Adik,
I know,
You may be pissed off sometimes due to my 'pushy' nature, I admit that. And I'm sorry.
I did that because I want you to be someone useful for Ummah. 
Yang tahu membezakan yang haq dan batil.
Yang ada ilmu agama di dada, walaupun tidak membukit tinggi, Tapi cukup buat bekalan hari-hari mendatang,
Yang boleh mengimamkan solat jenazah bila tiba saatnya nanti.
You know that you're next-in-line to be my wali after Ayah
Kita tidak menduga apa yang bakal terjadi.
But if that time comes, I want to leave you knowing that you can make good decisions on your own.
Boleh membuat pertimbangan rasional disaat darah muda menggelegak.
Kamu lelaki, dik. 
You'll be the backbone of the family.

Dear Adik, 
You've been a really good brother all these time.
And I admit that they&#…