Skip to main content

Ihya' Ramadhan...



Sempena Ramadhan yang bakal menjelma, marilah kita sama- sama memanfaatkan bulan ini dgn amalan sunat dan wajib..
Kpd semua Form 3 batch 2009...
Teruskan usaha!!!
Semoga Allah mengiringi usaha kita semua....Insya Allah...
Amalan Sepanjang Ramadhan
Dari Abu Hurairah ia berkata, 'Rasulullah memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda:

"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para syaitan diikat; juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang tidak memperoleh kebaikannya, maka ia tidak memperoleh apa - apa
" HR. Ahmad dan an-Nasa`i
Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan di bulan Ramadhan:
1. Puasa: Allah memerintahkan berpuasa di bulan Ramadhan sebagai salah satu rukun Islam.
Firman Allah I:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah:183)
Rasulullah bersabda:
"Islam didirikan di atas lima perkara, iaitu bersaksi bahawa tidaklah yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah , mendirikan solat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan pergi ke Baitul Haram." Muttafaqun 'alaih.
Puasa di bulan merupakan penghapus dosa-dosa yang terdahulu apabila dilaksanakan dengan ikhlas berdasarkan iman dan hanya mengharapkan pahala dari Allah..
2. Membaca al-Qur`an: Membaca al-Qur`an sangat dianjurkan bagi setiap muslim di setiap waktu dan kesempatan. Rasulullah bersabda:
"Bacalah al-Qur`an, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi ahlinya (iaitu, orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya). HR. Muslim.
Dan membaca al-Qur`an lebih dianjurkan lagi pada bulan Ramadhan, kerana pada bulan itulah diturunkan al-Qur`an.
3. Menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan dengan solat Terawih berjemaah: Solat Tarawih disyariatkan berdasarkan hadits 'Aisyar radhiyallahu 'anha, ia berkata:
"Sesungguhnya Rasulullah keluar pada waktu tengah malam, lalu beliau solat di masjid, dan solatlah beberapa orang bersama beliau. Di pagi hari, orang-orang memperbincangkannya. Ketika Nabi mengerjakan solat (di malam kedua), banyaklah orang yang solat di belakang beliau. Di pagi hari berikutnya, orang-orang kembali memperbincangkannya. Di malam yang ketiga, jumlah jemaah yang di dalam masjid bertambah banyak, lalu Rasulullah keluar dan melaksanakan solatnya. Pada malam keempat, masjid tidak mampu lagi menampung jemaah, sehingga Rasulullah hanya keluar untuk melaksanakan solat Subuh. Tatkala selesai solat Subuh, beliau menghadap kepada jemaah kaum muslimin, kemudian membaca syahadat dan bersabda,
'Sesungguhnya kedudukan kalian tidaklah samar bagiku, aku merasa khuatir ibadah ini diwajibkan kepada kalian, lalu kalian tidak sanggup melaksanakannya." Rasulullah wafat dan keadaannya tetap seperti ini.
(HR. al-Bukhari dan Muslim).
4. Menghidupkan malam-malam Lailatul Qadar: lailatul qadar adalah malam yang lebih baik daripada seribu bulan yang tidak ada lailatul qadar dan pendapat paling kuat bahawa ia terjadi di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, terlebih lagi pada malam-malam ganjil, iaitu malam 21, 23,25,27, dan 29.
Malam itu adalah pelebur dosa-dosa di masa lalu, Rasulullah bersabda:
"Dan barangsiapa yang beribadah pada malam 'Lailatul qadar' semata-mata kerana iman dan mengharapkan pahala dari Allah , nescaya diampuni dosa-dosanya yang terdahulu." HR. al-Bukhari.
5. Iktikaf di malam-malam 10 terakhir dibulan suci ini: Iktikaf dalam bahasa adalah berdiam diri atau menahan diri pada suatu tempat, tanpa memisahkan diri. Sedang dalam istilah syarie, iktikaf bererti berdiam di masjid untuk beribadah kepada Allah dengan cara tertentu sebagaimana telah diatur oleh syariat.
6. Memperbanyak sedekah: Rasulullah adalah orang yang paling pemurah, dan beliau r lebih pemurah lagi di bulan Ramadhan.
7. Melaksanakan ibadah umrah: salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah melaksanakan ibadah umrah dan Rasulullah menjelaskan bahawa nilai pahalanya sama dengan melaksanakan ibadah haji.
Demikianlah beberapa ibadah penting yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan di bulan Ramadhan dan telah dicontohkan oleh Rasulullah . Semoga kita termasuk di antara orang-orang yang mendapat taufik dari Allah untuk mengamalkannya agar kita mendapatkan kebaikan dan keberkahan bulan Ramadhan. Wallahu A'lam

Comments

Popular posts from this blog

Reflections from Akademi Dakwah Muslimah

Bismillah,
Alhamdulillah, I'm back after 6 months!  Completing my final year studies and finishing all the projects on time did really acquire me to make some sacrifices, my blogging time is one of it. Nevertheless, I've successfully graduated from UTP since the last two months and here I am now, back in Perlis.
Frankly saying, I think this is the longest period of my stay at home since I started my degree studies 5-years ago. Most of my semester breaks were spent doing SRC works, couple of Minggu Aluan Siswa (MAS) weeks and study related matter. For now, It's kinda payback time. 😂
Alhamdulillah, last weekend I attended Akademi Dakwah Muslimah at Tasoh Lake Resort, organized by Jabatan Mufti Perlis. The 2-day seminar covered 6 topics which I found to be very attentive and practical as a Muslimah. Being a student not from Islamic Studies background did give me the chills at first, however after a couple of hours listening intently to the speakers, I've gotten a good kicks…

Leap of Faith

Bismillah,
Today I'm not going to talk about the leap of faith in Assassins Creed, which Cal (Michael Fassbender) attempted to save himself. 

Google defines leap of faith as 'an act of believing in or attempting something whose existence or outcome cannot be proved'. In other words, to make a big decision which may have a big impact on one's life, with no guarantee whether it'll end up a success or a failure. It can be choosing between furthering your study and become an academician or enter the industrial world, getting married or changing the stream of your study. Some decisions may have a bigger impact in our lives, compared to the others.


This has been one of the longest period which I've stayed at home since the last 5 years. With the flexibility and ample of time in hand, post-graduation has really got me thinking. Somehow the transition between university life to the next phase isn't as fast and smooth-sailing as I've imagined. It's not like tod…

What Shall We Do on Fridays?

Bismillah,
So, we have reached another Jumu'ah in 2017, we are getting closer and closer towards Ramadhan, the time has been flying faster than ever. Hopefully we can make everyday meaningful by being a productive and impactful Muslim, insyaAllah.
I'd like to share the inputs that I've learned (almost a year ago, now flipping the note pages) during an Ibrah Seminar on Surah Al-Jumu'ah by Ust. Syaari Abdul Rahman. Alhamdulillah, the seminar was very insighful, I attended this program with my beloved juniors Sakinah, Syera & Chad. We took a day-trip as Bangi and UTP is only a 2.5 hrs drive.
About Surah Al-Jumu'ah
- This is the 62nd surah in the Quran, consisting of 11 verses.  - It is positioned after Surah As-Saff and before Surah Al-Munafiqun. - A Madaniyah surah (meaning that this surah was reveled after the event of Hijrah - where Rasululullah saw and the sahabahs migrated from Mecca to Madinah).
What is Ibrah?
Ibrah is the lesson learnt that we can gain and emulate …